Deskripsi
Scopus secara berkala melakukan evaluasi terhadap seluruh jurnal yang terindeks di dalam basis datanya untuk memastikan standar kualitas publikasi ilmiah tetap terjaga. Evaluasi ini dilakukan melalui Content Selection & Advisory Board (CSAB) yang menilai berbagai aspek, mulai dari kualitas artikel, integritas publikasi, praktik editorial, hingga etika penerbitan. Apabila sebuah jurnal tidak lagi memenuhi kriteria Scopus, maka jurnal tersebut dapat dihentikan (discontinued) dari pengindeksan. Dengan demikian, artikel-artikel lama yang sudah terindeks tetap dapat ditemukan di Scopus, tetapi artikel baru setelah tanggal penghentian tidak lagi tercatat dalam basis data.
Scopus secara berkala melakukan evaluasi terhadap seluruh jurnal yang terindeks di dalam basis datanya untuk memastikan standar kualitas publikasi ilmiah tetap terjaga. Evaluasi ini dilakukan melalui Content Selection & Advisory Board (CSAB) yang menilai berbagai aspek, mulai dari kualitas artikel, integritas publikasi, praktik editorial, hingga etika penerbitan. Apabila sebuah jurnal tidak lagi memenuhi kriteria Scopus, maka jurnal tersebut dapat dihentikan (discontinued) dari pengindeksan. Dengan demikian, artikel-artikel lama yang sudah terindeks tetap dapat ditemukan di Scopus, tetapi artikel baru setelah tanggal penghentian tidak lagi tercatat dalam basis data.
Daftar penghentian (Discontinue List) yang dirilis per 31 Agustus 2025 memuat jurnal-jurnal yang tidak lagi dipantau oleh Scopus karena berbagai alasan, misalnya penurunan kualitas publikasi, adanya praktik penerbitan yang tidak sesuai etika, atau karena terindikasi masuk kategori predatory journal. Bagi peneliti, daftar ini penting untuk diperhatikan sebelum melakukan pengiriman naskah, karena publikasi di jurnal yang sudah discontinue berpotensi tidak diakui dalam penilaian akademik, kenaikan jabatan, maupun akreditasi. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk selalu memverifikasi status jurnal melalui Scopus Sources sebelum mengirimkan artikel.